Laman

Selasa, 01 Maret 2016

Aku sendirian

Duduk merenung di rumah sambil mendengarkan lagu akustik dan secangkir teh hangat rasa mint...
Menikmati kesendirian sambil membayangkan kebahagiaan di masa lalu dan membayangkan impian-impian di masa depan.

Tiba-tiba aku merasakan suatu perasaan yang sering mengganggu akal sehat ku, sepi... Aku merasa kesepian.. segera ku menghubungi semua teman-teman ku yang ada, baik yang dekat atau hanya sekedar kenal saja.. Dengan sekejap saja sepi itu hilang berganti tawa dan jenaka.

"Pergi ke mall sepertinya menyenangkan", pikir ku... segera ku menyiapkan diri ku untuk keluar rumah dan menuju pusat pembelanjaan yang pastinya ramai dengan orang.. "mungkin aku bisa mengusir kesepian dengan berada di keramaian", pikir ku sekali lagi..
Ramai sekali orang yang datang di pusat pembelanjaan ini... ada yang bersama keluarga, dengan teman-teman, ataupun dengan sang kekasih.. tetapi sepertinya juga ada yang hanya pergi seorang diri, yah salah satunya aku.

Berputar-putar tanpa arah dan tujuan membuat kaki ku lelah, sehingga aku memutuskan untuk beristirahat sejenak di salah satu cafe untuk merilekskan kaki ku ini..

Segelas minuman dan snack kecil sepertinya cukup untuk menemani ku beristirahat.. sambil mendengarkan lagu yang dimainkan di cafe itu, pikir ku kembali mengingat saat-saat bahagia dan membayangkan impian-impian di masa mendatang... rasa itu datang lagi, rasa sepi yang ku pikir bisa ku usir dengan keramaian di tempat ini.

Kenapa?? Kenapa di tempat seramai ini rasa itu tetap menghantui aku, bahkan lebih kuat dibanding sebelumnnya... lebih kuat dibanding daat aku benar-benar sendiri... aku semakin kesepian karena di tempat seramai ini aku merasa sendiri.

Membayangkan sebuah titik hitam di atas kertas hitam, dia tidak akan terlalu tampak... beda hal nya dengan titik hitam di atas kertas putih, sekecil apapun dia akan tampak oleh mata.

Sepi di saat sendiri mungkin memang sudah seharusnya seperti itu... tapi sepi di saat ramai, dia akan lebih menyakitkan, karena dia benar-benar menyadarkan ku, bahwa aku sendirian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar