Laman

Sabtu, 23 Januari 2016

Hujan di Pagi Hari

Kala hujan dipagi hari.
Pagi tidak pernah berubah,
walau mendung kian menutupi sinar mentari.

Karena pagi adalah waktu untuk melangkah.

Kalian lihat mereka berhati pejuang, tetap memulai mimpinya.
Mereka tetap melawan cuaca.
Karena apapun yang terjadi pagi ini tetap anugerah hidup.

Coba hadapi sajalah hari ini.
Selamat pagi sahabat, selamat beraktifitas.

Sabtu, 16 Januari 2016

Sedikit Harapan

Tak terasa liburan cepat berlalu, rutinitas kerja dan belajar sudah menanti.
Selamat datang kembali bekasi.
Tempat dimana aku nenimba ilmu dan mencari sesuap nasi.

Hari pun berjalan seperti biasanya. Tugas sekolah pun menghampiri.

Seperti biasanya aku main kerumah temen untuk mengerjakan tugas, dalam hati kecilku ada semangat ketika akan datang kesana ada harapan kecil semoga bidadari kecillah yang membukakan pintu. Agar aku dapat menatap dan menyapanya.

Jumat, 01 Januari 2016

Awal Tahun yang Bikin Kesel

Happy new years...
Semoga di tahun ini jauh lebih baik dan bisa ketemu pendamping hidup.

Pagi tadi niatnya mau ajak jalan mantan. Karena aku masih merasa bersalah mutusin dia tanpa alasan.

Ternyata dia mau pergi sama keluarga dan keponakan.
Yaudah Qu tunggu setelah pulang intinya sih pengen minta maaf pengen senang-senang.

Tapi ketika di ajak jalan banyak rintangannya. Nunggu sorelah, mau kewarung dulu, ijin ortu ada-ada aja pokoknya sampe Qu harus nunggu dan bikin Qu jadi tidak mut lagi buat keluar.

Dengan terpaksa dan mungkin diapun terpaksa kami jalan, menuju kolam renang, tak lama hujanlah kita pun harus nunggu.
Setelah reda perjalanan dilanjut sesampai disana tidak bisa masuk karena sudah mau tutup. Banyak banget kan halangannya.

Mau senang dari mana coba. Ya senang dikitlah bisa minta maaf secara langsung.
singkat cerita pas ketika mau pulang kenapa dia gak mau dianter aku aja. Kenapa harus teman aku juga yang ikut anterin.

Disitulah aku agak kesal ngajak dia jalan.
kesel pada sikapnya yang terlalu ketakutan, masih kekanak-kanakan, tidak terbuka, susah dimengerti, susah diajak ngobrol.
Rasanya tidak ada keinginan lagi buat ajak dia jalan. Lagian dia bilang masih punya cowo ya buat apa deketin dia lagi.

Emang sih aku pernah bilang kalau aku mau buktikan kalau masih sayang dia, tapi dengan sikapnya yang begitu membuat keinginan untuk membuktikan dan mendekatinya kembali kini hilang begitu saja.
Aku tidak tau kenapa..!!
Maafkan aku kalau sikapku ini salah pernah ngasih harapan palsu.

Biarlah kamu dan aku jadi seperti adik kakak aja ya....tidak lebih.