Laman

Senin, 28 Desember 2015

Tentang Perspektif

Apa kabar kampung halaman...
Tau gak kemarin pas mudik alhamdulillah lancar. Aku gak ngantuk loch tumben perjalanan jauh, mungkin karena ada bidadari kecil di belakang.

Aku bener-bener senang mudik sama dia, dia lucu, ngegemesin. Gak tau kenapa setelah sampe di kampung keinget dia mulu. Rasanya kangen, pengen berada di sampingnya terus.

Mungkinkah ini rasa yang dulu aku pendam dalam-dalam malah muncul kembali. Bagaikan benih yang di tanam kini tumbuh menjadi tanaman.
Tanaman ini jika dirawat dan di siram maka akan tumbuh besar dan tumbuh dengan kuat karena di tanam dalam-dalam sehingga tidak mudah untuk di cabut, tidak mudah tumbang jika terkena badai karena akarnya panjang dan kuat.

Tapi bagai mana dengan perspektifku yang dulu dengan jangan ada hubungan dengan adik teman sendiri.

Apa dunia ini memang begitu sempit ya..??
Apa perspektifku bakalan aku langgar..??
Adduh apa salah tentang perspektifku itu..??
Kenapa aku jadi tidak punya pendirian gini, mudah goyah y..??

Tapi aku kepengen jujur..
Aku akui aku sayang dia, sayang banget.

Rabu, 23 Desember 2015

Waktu yang ditunggu tiba

Pagi ini terasa senang sekali, karena semalam adalah hari kerja terahir di tahun 2015.
Waktu liburan telah tiba dan rencananya mau masuk kerja lagi tanggal 4 januari 2016. Jadi bakalan libur panjang.

Sore nanti setelah aku terbangun dari tidur kira-kira abis magrib mau gas ke kampung halaman. Pulang kampung kali ini bakalan di tememin bidadari kecil karena katanya dia mau ikut nebeng kebetulan mau pulkam juga.
Wah tambah seru nih kayanya, makin tidak sabar.

Semoga lancarlah di jalan dan jangan hujan. Amin...

Sabtu, 19 Desember 2015

Tak sengaja Mengenalnya

Tak sengaja aku mengenalnya, bidadari kecil itu bernama "NL".

Pada waktu itu ada acara festival Cloting di senayan. Tamanku mengajakku kesana. Tak sangka aku malah suruh berboncengan dengan bidadari kecil (adiknya).

Tapi karena perasaan terhadapnya sudah aku pendam sehingga aku menganggapnya biasa-biasa aja seperti teman.

Setidaknya aku sudah mengenalnya dan ngobrol dengannya.

Selasa, 01 Desember 2015

Adik dari Temanku

Seorang bidadari kecil yang sempat Qu temui saat aku main ke kontrakan temen itu ternyata adik dari temenku sendiri.

Keinginan untuk ingin berkenalan dan mendekati kini aku urungkan. Karena pernah terlintas di benakku : "Jika kita kenal sama temen dan dia punya adik cewe maka janganlah mendekati dalam artian punya rasa dengan adiknya kecuali kenalnya sama adiknya duluan" karena keliatan gak enak aja gitu seperti dunia begitu sempit, kan masih banyak cewe2 lain.

Kemudian hari berlalu, dan ketika aku main lagi ketempat temenku, aku melihat bidadari kecil itu yang entah siapa namanya, sedang menerima tamu seorang cowo. dan pada saat itu juga keinginan untuk mengenalnya aku pendam dalam-dalam, agar gak dapat muncul kembali.