Laman

Jumat, 30 Maret 2018

Motto darinya

“Setiap manusia mempunyai kemampuan yang berbeda-beda,
entah itu kemampuannya diatas rata-rata, sedang ataupun biasa-biasa saja.
Biarkan semua menjadi karakteristik masing-masing
dan berjalan dengan sendirinya layaknya air mengalir.
Teruslah melangkah menuju lebih baik lagi,
selalu semangat dalam berusaha dan tentunya diiringi dengan doa
untuk menggapai sebuah harapan yang dicita-citakan.”


“Man Jadda Wa jada”
“Barang siapa yang
berusaha dan bersungguh-sungguh,
pasti berhasil”(hadits)

Senin, 05 Maret 2018

Kau bagiku

Aku butuh kamu jalanin hidup ini.
Aku butuh kamu support semangat.
Karena dengan adanya dirimu sangat berpengaruh dalam kehidupanku.

Tetaplah seperti ini mengukir cerita di setiap harinya.
Tetap seperti dulu pertama ku mengenalmu, yang awalnya biasa dan kemudian menjadi terbiasa dengan kehadiranmu yang selalu memberikan warna di setiap langkahku.

Pepatah mengatakan dalam hidup, jangan terlalu berharap, karena untuk setiap kata 'Hello' akan selalu berakhir dengan sebuah 'Goodbye'
Dan aku tidak mau itu..

... forgive me, have made you cry today

Jumat, 02 Maret 2018

PENTING UNTUK DIBACA!!

Untuk semua pihak yang terkait dalam pembahasan di blog ini, saya minta maaf.. terus terang saya cuman ingin curhat, terus asik aja gitu curhatnya sambil ngetik.
Kalo masalah isinya kebanyakan tidak jelas, cuman curhatan pribadi aja yang gak penting. Mungkin gak kaya blog orang lain yang isinya bagus, di tulis dengan bahasa yang baik dan dapat menginspirasi banyak orang, sedangkan di blog ku isinya ya gini, aku tak pandai2 juga dalam marangkai kaliamat, sekali lagi minta maaf.
Aku saranin jangan diterusin baca blog saya okeee!!!

Kamis, 01 Maret 2018

Sekilas tentang masa lalu

Tadi itu dia maksudku si pacar, hmmm enaknya kasih sebutan apa ya.....😗 ,("Masa depan!!") Hmm jangan ah kurang ("Kesayangan!!") JANGAN semuanya aja disebut kesayangan, "My honey/ my love/ my swetty" ah alayyy,,. terus kalo sebut nama gak enak juga......................hmmm apa ya??
Pokoknya dia itu seseorang yang special dalam hidupku, yang membuatku semangat.. (yaudah sebut aja nama atau pake inisial kek!!).

Okelah sebut aja "Uul" (loh kok sebut nama??)
Iya gapapa gak perlu malu juga kan. Toh aku juga sudah komitmen buat serius.

Tadi tuh uul bilang gini, "nikahnya ntar aja ya, soalnya kontrak kerja setahun nyampe bulan maret tahun depan".
Atiku langsung duarrr, "terus yang kita bicarain bareng untuk nikah dalam setahun ini mana?" marah sih gak seharusnya marah, sebel enggak, dia juga gak salah sih toh dia juga baru dapet kerja baru tanda tangan kontrak, alesannya dia sih kalo nikah terus aku tinggal di cibitung dia kan masih kerja, yang harus menyelesaikan masa kontrak kerjanya, ya masa mau LDR an juga setelah nikah.

Bener juga emang yang dia bilang toh aku juga saat ini belum kerja, terus aku harus fokus dulu biar dapet kerjaan lagi.

Tapi ini menjadi aku teringat tentang masa lalu. Bukan berarti kejadian sama.
Dulu aku pernah berkomitmen sama masa lalu aku, aku sempet mau memperkenalkan orang tuaku sebagai bukti keseriusan aku, pengennya biar bisa nikah gitu kalo saling kenal kan lebih enak, tapi hasil tidak sesuai harapan.
Suatu keadaan tidak dapat di paksa, dan suatu keinginan tidak selamanya bisa di dapat apa lagi dengan cara terburu2.
Alhasil bubaran dengannya.
Waktu berjalan aku ketemu dengan uul, kenal, dan kemudian dekat, pas waktu itu sudah komitmen agar tidak lama2 pacaran, dia setuju, berarti dalam setahun deket ini kita bakalan nikah.
Tapi tadi ya gitu dia bilang jangan buru2...
Ya kayanya emang aku terlalu buru2, dengan masa lalu aku buru2 hasilnya gagal, dengan uul jujur aku sedikit memaksakan tapi sekarang aku gak mau memaksakan lagi, aku takut gagal untuk kedua kalinya.
Mungkin emang seharusnya berjalan sesuai dengan keadaan seperti air mengalir, terus minta ridho Allah juga. Jangan terlalu di paksa, tapi ya harus tetep di perjuangkan.